Banyak remaja yang kurang berminat untuk mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di gereja karena pembelajaran yang kurang relevan. Akibatnya remaja terpengaruh dalam pergaulan yang salah. Banyak yang terlibat dalam aktivitas-aktivitas yang cenderung merugikan diri sendiri bahkan orang lain di sekitar remaja. Remaja sering berkumpul dan melakukan aktivitas seperti merokok bahkan sampai pada meminum minuman keras, bahkan ada remaja yang mulai menggunakan obat-obatan terlarang. Masalah ini perlu direspon dengan melaksanakan Pendidikan Agama Kristen bagi remaja dengan pendekatan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan mereka. Pendekatan yang diajukan dalam artikel ini adalah Subject Centered Design. Pendekatan ini memungkinkan remaja berpartisipasi aktif mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di gereja. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan desain pembelajaran Pendidikan Agama Kristen bagi remaja usia 12-16 tahun menggunakan Subject Centered Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah suatu desain pembelajaran Pendidikan Agama Kristen remaja usia 12-16 tahun yang menggunakan Subject Centered Design untuk meningkatkan minat dan motivasi remaja untuk mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Remaja terlibat secara aktif dan kritis dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.
Copyrights © 2023