Saat ini kompetensi kewirausahaan dan sosial merupakan suplemen baru dari tugas seorang kepala madrasah, dibanding dengan kompetensi kepribadian, manajerial, dan supervisi yang sudah lebih dulu menjadi tanggungjawab kepala madrasah. Kompetensi kewirausahaan secara filosofis menghendaki seorang kepala madrasah harus mampu berfikir kreatif dan inovatif untuk pengembangan madrasah yang dipimpinnya. Madrasah harus maju dan mampu berdiri sendiri dengan mengoptimalkan segala potensi sumber daya madrasah salah satunya melalui potensi kewirausahaan. Tetapi ada madrasah yang kesulitan untuk menggali potensi kewirausahaan tersebut, sehingga perlu mendapatkan bantuan dan solusi dari semua pihak. Dari permasalahan tersebut maka mendorong kami untuk menemukan jalan keluarnya melalui sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan pembuatan kain sasirangan sebagai upaya pengembangan potensi kewirausahaan di Madarasah Aliyah Darul Mukarram Kabupaten Barito Kuala. Hal ini bertujuan agar adanya pengetahuan keterampilan pembuatan kain sasirangan dan pengembangan potensi kewirausahaan di Madrasah Aliyah Darul Mukarram Kabupaten Barito Kuala. Metode dalam program pengabdian ini dibagi menjadi dua tahapan, yaitu pertama memberikan sosialisasi terlebih dahulu berupa penyampaian materi terkait tentang tata cara pembuatan kain sasirangan. Kemudian yang kedua melaksanakan pelatihan dengan praktik secara langsung pembuatan kain sasirangan dengan dibagi menjadi beberapa kali pertemuan. Hasil dan kesimpulan dari dilakukannya kegiatan ini menunjukkan bahwa telah meningkatnya pengetahuan keterampilan para peserta dalam pembuatan kain sasirangan dan mampu mengembangkan potensi kewirausahaan di Madrasah Aliyah Darul Mukarram Kabupaten Barito Kuala.
Copyrights © 2023