Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi pada perempuan di kabupaten bireuen pada tahun 2012 dengan menggunakan teknik purposive sampling . Subjek berjumlah tiga orang responden perempuan dengan alasan keunikan pengalaman hidup masing-masing responden. Analisis antar kasus dalam penelitian ini berdasarkan riwayat rumah tangga, penyebab KDRT, bentuk KDRT, dampak KDRT dan karakteristik pelaku KDRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab KDRT yang dialami responden karena interpretasi budaya patriarkhi yang teradopsi dari keluarga asal sebagai modelling dengan bentuk KDRT berupa kekerasan fisik, kekerasan seksual, kekerasan psikis dan kekerasan ekonomi.
Copyrights © 2012