Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bertujuan untuk mengetahui tentang kesulitan dan proses pembelajaran matematika sekolah dasar Pada masa Pandemi. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan bagaimana kesulitan dan proses pembelajaran matematika di sekolah dasar pada masa pandemi disekolah dasar .Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data Sekunder. Pengumpulan data Sekunder yaitu data yang didapatkan tidak secara langsung dari objek atau subjek penelitian tetapi bersumber dari internet dengan menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa belajar menjadi lebih fleksibel karena dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tidak terpaku oleh dinding kelas. Dampak negatif dengan adanya pembelajaran daring selama COVID-19 adalah guru dan peserta didik tidak dapat memberi feedback secara cepat, pemahaman anak terhaap suatu materi kurang mendalam, penilaian hanya dilakukan melalui penilaian hasil saja, peserta didik tidak dapat mengumpulkan tugas dengan tepat waktu karena kurangnya alat komunikasi, melonjaknya kebutuhan kuota internet, orang tua disibukkan oleh tugas atau pekerjaan anak, dan rasa jenuh pada anak yang merasa hanya berkutat pada tugas, serta tidak jelasnya penjelasan guru ketika pembelajaran melalui aplikasi tatap muka ketika signal buruk sehingga materi yang disampaikan menjadi tidak jelas. Hal tersebut dikarenakan kurang siapnya semua elemen terhadap adanya pembelajaran daring serta kurangnya sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk pembelajaran saat pembelajaran daring ditengah pandemi COVID-19. Kata Kunci: Proses Pembelejaran, Covid-19, Kelas Rendah, Sekolah Dasar.
Copyrights © 2022