Briket merupakan salah satu energi alternatif berbahan baku batubara, serbuk gergaji, dan tempurung kelapa yang digunakan sebagai bahan bakar padat. Kompor briket dimanfaatkan untuk diterapkan dalam skala rumah tangga kecil untuk meningkatkan kualitas pembakaran. Desain kompor ini juga merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan proses pembakaran briket karena teknologi ini permintaannya rendah karena cara memasaknya masih tradisional. Pada prototipe ini dimodifikasi dengan kipas untuk meningkatkan efisiensi. Kinerja kompor briket tergantung pada suplai udara sebagai kebutuhan utama pembakaran. Tujuannya adalah untuk mencapai desain optimum melalui uji eksperimental dengan memvariasikan 2 variabel, pertama saluran masuk udara dengan fan set dua kontrol kecepatan 6 m/s, 8,3 m/s dan natural draft. Masing-masing memiliki tiga jumlah lubang ruang dari 71, 63, hingga 55. Efisiensi briket tempurung kelapa pada kompor prototipe antara 10,14% - 24,10%. Kecepatan 8,3 m/s dengan 63 lubang memiliki efisiensi energi tertinggi sebesar 24,10% dan natural draft dengan 55 lubang memiliki efisiensi energi terendah sebesar 10,14%. kecepatan 8,3 m/s dengan 71 lubang mencapai laju optimum untuk waktu start-up 44 s dan waktu didih 300 s. Sedangkan untuk FCR natural draft dengan 55 hole mencapai 1.312 kg/jam.
Copyrights © 2023