Suatu hal yang sebenarnya tidak bisa dipisahkan dan harus tetap ada, yakni relasi antara manusia dengan Allah. Namun, fenomena-fenomena yang terjadi, seperti bencana, wabah, kejahatan, dan sebagainya, mengakibatkan bagi sebagian orang atau kelompok tertentu yang tidak mengalami relasi dengan Allah, bahkan seolah-olah menunjukkan Allah dan manusia terpisahkan (trancenden) dan non-relasi. Penelitian ini sangatlah relevan dan sangat urgensi untuk mendapatkan pemahaman yang aktual dan bermanfaat di dalam kehidupan iman Kristen di tengah menghadapi tantangan dan penderitaan. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menemukan bahwa Logos Allah adalah penyataan “Diri Allah” supaya dapat berelasi dengan manusia. Ketertarikan dan keterfokusan Allah terhadap manusia dikarenakan adanya suatu prinsip kesesuaian substansi, yakni Logos Allah di dalam diri manusia. Relasi Logos Allah dengan manusia adalah relasi yang mengikatkan diri manusia dengan Allah, agar manusia mendapatkan kembali kemuliaan dan kuasa Allah yang semula telah diberikan kepada manusia untuk mengekspresikan Allah bagi dunia.
Copyrights © 2023