Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan masalah kesehatan global yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Penularan HIV terutama melalui hubungan seksual tanpa kondom, berbagi jarum suntik, dan perilaku berisiko tinggi lainnya. Infeksi HIV dapat menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) dan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi dan penyakit lainnya. Terutama pada pria yang berhubungan seks dengan pria (LSL), prevalensi infeksi HIV tinggi. LSL dengan HIV sering mengalami masalah kesehatan mental, terutama gejala depresi, yang dapat memiliki prevalensi mencapai 42%. Penularan HIV terutama terjadi melalui pertukaran cairan tubuh, dan risiko tergantung pada perilaku seksual, penggunaan tindakan pencegahan seperti kondom atau PrEP, dan prevalensi HIV pada populasi tertentu. Risiko penularan melalui seks anal reseptif tanpa kondom adalah yang tertinggi, sedangkan risiko melalui seks vaginal atau anal yang dilindungi lebih rendah. Namun, risiko ini dapat dikurangi dengan penggunaan kondom yang konsisten dan benar serta tindakan pencegahan lainnya. Faktor-faktor risiko untuk penularan HIV termasuk perilaku seksual berisiko, penggunaan narkoba suntik, dan frekuensi rendah penggunaan kondom. Oleh karena itu, penting untuk mengatasi faktor-faktor risiko ini dalam upaya pencegahan HIV di komunitas LSL.
Copyrights © 2023