Proses pembelajaran model inkuiri terbimbing berbasis blended learning melibatkan peserta didik berperan aktif karena adanya proses praktikum sederhana yang dilakukan di rumah. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan model inkuiri terbimbing berbasis blended learning dan model pembelajaran konvensional pada materi asam basa. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu (Quasi Experimental) dengan rancangan nonequivalent. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 yang berjumlah 70 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen sebesar 84,43 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 79,29 dengan nilai effect size sebesar 27,34% yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian model inkuiri terbimbing dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran karena dapat mendorong peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Copyrights © 2023