Jurnal Fatwa Hukum
Vol 6, No 4 (2023): E-Jurnal Fatwa Hukum

PERLINDUNGAN KONSUMEN PENGGUNA GAME ONLINE TERHADAP SISTEM GACHA / MICROTRANSACTION YANG BERSIFAT PAY TO WIN

OBET SUHARDIJO NIM. A1011161249 (Faculty of Law Tanjungpura University)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2023

Abstract

Abstrac This study aims to determine and analyze consumer protection for players/users as consumers and the responsibilities of online game companies as business actors related to research on consumer protection for online game users against pay to win gacha / microtransaction systems.This research was conducted using the empirical method which is a legal research method that functions to be able to see the law in a real sense by examining how law works in a community environment, so the empirical legal research method can also be said to be sociological legal research.The results of the study show that online game players as consumers receive legal protection to protect their rights in doing gacha, where this has been regulated by UUPK and UU ITE. Legal protection is also guaranteed by online game companies by including the Terms of Service which contain standard clauses and must be approved by the user. Users also feel uncomfortable with the treatment of the pay to win gacha / microtransaction system because the drop rate percentage or the chance of getting the item is too small so players have to spend more to get the item they want, this is not in accordance with what contained in Article 4 paragraph 1 UUPK which states that Consumers have the right to comfort, security and safety in consuming goods or services. The government is expected to monitor and pay attention to the circulation of online games that implement pay to win gacha so that in the future there will be no actions that harm each other and online game players should first read the electronic contract before playing online games so they don't suffer losses because they have money issued to buy virtual items gacha.Keywords: consumer protection, online game, gacha Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan konsumen terhadap pemain/pengguna sebagai konsumen dan tanggung jawab perusahaan game online sebagai pelaku usaha terkait dengan penelitian tentang perlindungan konsumen pengguna game online terhadap sistem gacha / microtransaction yang bersifat pay to win.Penelitian ini  dilakukan dengan metode empiris adalah suatu metode penelitian hukum yang berfungsi untuk dapat melihat hukum dalam artian nyata secara meneliti bagaimana kerjanya hukum disuatu lingkungan masyarakat, maka metode penelitian hukum empiris juga dapat dikatakan sebagai penelitian hukum sosiologis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemain game online sebagai konsumen mendapat perlindungan hukum untuk melindungi hak-haknya dalam melakukan gacha, dimana hal tersebut telah diatur oleh UUPK dan UU ITE. Perlindungan hukum juga dijamin oleh perusahaan game online dengan mencantumkan Terms of Service yang memuat klausula baku dan harus disetujui oleh pengguna. Pengguna juga merasa tidak nyaman dengan pemerlakuan sistem gacha / microtransaction yang bersifat pay to win di karenakan persentase droprate atau kesempatan mendapatkan item yang di gunakan terlalu kecil sehingga pemain harus mengeluarkan yang yang lebih banyak untuk mendapatkan item yang di inginkan, hal ini tidak sesuai dengan apa yang ada pada Pasal 4 ayat 1 UUPK yang menyebutkan bahwa Konsumen Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang atau jasa. Pemerintah diharapkan mengawasi dan memperhatikan peredaran game online yang menerapkan gacha bersifat pay to win agar dikemudian hari tidak terjadi tindakan-tindakan yang merugikan pihak satu sama lain dan pemain game online sebaiknya terlebih dahulu membaca kontrak elektronik sebelum memainkan game online agar  tidak mengalami kerugian karena telah mengeluarkan uang untuk membeli barang virtual secara  gacha.Kata Kunci : perlindungan konsumen, game online, gacha

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...