Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada pelayanan publik Perpustakaan Daerah Indramayu berdasarkan maksim Leech 1983. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Sumber data dalam penelitian adalah tuturan bahasa oleh pihak pelayanan Perpustakaan Daerah Indramayu dengan menggunakan metode simak dimana proses pengumpulan datanya yaitu; teknik simak bebas libat cakap, teknik catat dan teknik rekam. Langkah-langkah analisis data penelitian ini meliputi: tahap deskripsi atau tahap orientasi, tahap reduksi, dan tahap seleksi. Jumlah data yang diteliti dalam kesantunan berbahasa adalah 7 tuturan. Berdasarkan penelitian terdapat empat maksim kesantunan bertutur. Maksim kearifan sebanyak lima data, maksim kedermawanan sebanyak tujuh data, maksim Pujian sebanyak empat data, maksim kebijaksanaan sebanyak dua data, maksim kedermawanan sebanyak tiga data, maksim kerendahan hati sebanyak satu data, dan maksim kesepakatan sebanyak satu data. Hasil penelitian menunjukkan kesantunan bertutur yang digunakan pihak pelayanan perpustakaan saat berkomunikasi sesuai dengan maksim-maksim teori Leech, yang menunjukkan bahwa; memiliki sikap bijaksana (maksim kebijaksanaan), sikap pemurah hati (maksim kedermawanan), rasa ketidakmampuan diri atau sikap rendah hati (maksim kerendahan hati), dan sikap sependapat (maksim kesepakatan). Sehingga, dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat empat maksim dan dikatakan cukup santun.Kata Kunci: kesantunan berbahasa; pelayanan publik; perpustakaan daerah Indramayu.
Copyrights © 2023