Hidroponik adalah sebuah metode bercocok tanam dengan menggunakan air sebagai media untuk menyimpan nutrisi (pupuk/ zat hara) yang dibutuhkan oleh tanaman. Oleh sebab itu, konsentrasi pupuk terlarut di dalam air sangat menentukan bagi pertumbuhan tanaman. Metode pengukuran pupuk terlarut di sistem hidroponik biasa dilakukan dengan mengukur nilai Electrical Conductivity (EC) dan Total Dissolved Solids (TDS) larutan. Namun, karena proses pengukuran EC dan TDS yang tidak dilakukan terus menerus, maka hal ini dapat mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi terganggu. Pada penelitian ini, dirancang sebuah sistem kontrol konsentrasi pupuk otomatis berdasar atas nilai EC yang dapat dimonitor terus menerus. Proses kontrol konsentrasi pupuk akan dilakukan secara otomatis dengan menggunakan Programmable Logic Controller (PLC), yang dilengkapi dengan sensor TDS dan beberapa pompa. Pengukuran nilai EC dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan sebuah sensor TDS. Pengujian sistem rancangan dilakukan selama 8 hari, dimana selama masa tersebut, rancangan sistem kontrol konsentrasi pupuk otomatis ini berhasil menjaga nilai EC di antara 0,844 mS/cm hingga 1,051 mS/cm. Nilai EC standar yang diperlukan oleh tanaman selada adalah 0,8 mS/cm ~ 1,2 mS/cm. Hal ini menunjukkan bahwa sistem ini lebih akurat dari sistem yang menjadi referensi, yang mampu menjaga nilai EC di nilai antara 0,8 mS/cm hingga 1,2 mS/cm.
Copyrights © 2023