Literasi secara sederhana dimaknai sebagai kemampuan baca-tulis. Namun ada kesalahan dalam memahami posisi literasi dan hubungannya dengan kemampauan anak usai dini karena pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Kebanyakan orang tua menuntut agar anaknya dapat membaca dan menulis sedini mungkin. Fokusnya bukan pada pengenalan literasi, namun pada target kemampuan anak menguasai literasi sejak dini. Tuntutan orang tua tersebut membuka celah “memaksa” anak untuk belajar membaca dan menulis. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran stimulasi meningkatkan minat literasi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian di Taman Kanak-kanak Ar Rahman Motik, menunjukkan bahwa menumbuhkan minat literasi pada anak usia dini dapat dilakukan melalui kegiatan pembiasaan yang menyenangkan dan dilakukan sejak anak datang sampai kepulangan, melalui kemampuan dasar mendengarkan, menyimak, berbicara dan menyampaikan informasi.
Copyrights © 2023