Kawasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus memiliki aktivitas yang cukup kompleks sebagai akibat dari kunjungan wisata religi yang kontinyu dan perannya sebagai pusat kegiatan agama sekaligus kawasan bersejarah. Kompleksitas aktivitas tersebut berdampak peningkatan intensitas sirkulasi pengguna ruang dan pemanfaatan jalan sebagai ruang untuk kegiatan perdagangan dan jasa. Kondisi tersebut memunculkan konflik antar pengguna ruang dalam memanfaatkan jalan sebagai ruang publik. Tujuan penelitian ini mengkaji karakteristik pengguna ruang dan memetakan konflik pemanfaatan ruang publik pada Kawasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus. Penelitian ini memberikan manfaat praktis sebagai satu bahan pertimbangan dalam perencanaan maupun perancangan kawasan tersebut. Sesuai dengan tujuan penelitian tersebut, penelitian ini menggunakan paradigma penelitian kualitatif dan memanfaat-kan metode observasi serta wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tingkatan konflik pemanfaatan ruang publik. Bentuk pemanfaatan ruang yang menyebabkan ketidaknyamanan pejalan kaki dan ketidakteraturan sirkulasi di Kawasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, dipengaruhi oleh setting ruang dan setting sosial. Sedangkan jalan sebagai ruang publik memiliki fungsi lain yaitu sebagai ruang penghidupan, ruang sosial, ruang tradisi dan budaya dan ruang komunal. Dengan menempatkan jalan sebagai jaringan ruang terbuka publik yang terhubung, berarti mempertimbangkan keterkaitan masalah, politik, sosial, ekonomi dan lingkungan, dan budaya. CONFLICT ON THE USE OF PUBLIC SPACE STREET (CASE STUDY: MASJID MENARA AND MAKAM SUNAN KUDUS) Abstract in English. The complex activities that found in Menara Mosque and Sunan Kudus Tomb area is a result of continuous religious tourism visits, its role as a center of religious activities as well as a historical area. the complexity impacted in increasing the intensity of circulation and the utilization of roads as space for trade and service activities. This condition leads conflict between space users in utilizing the road as a public space. The research aims are examining the characteristics of space users and conflict mapping over the usage of public space in Menara Mosque and Sunan Kudus tomb area. This research provides practical benefits as a consideration in planning and design. In accordance with the purpose of the research, the study conducted by qualitative research paradigm and utilizes observation method and unstructured interview. The result showed the three layers of the usage conflict of public space. The usage conflict of public space in Menara Mosque and Sunan Kudus Tomb area that led pedestrian discomfort and area circulation chaos are not caused by unavailability of the space that accommodate the user activity and their spatial interaction, but the ignorance of street the function as public space by street vendors and bike riders.
Copyrights © 2023