Abstrak Gereja dalam menjalankan Amanat Agung Kristus dan sebagai rekan sekerja Allah dalam menjalankan misi Allah di dunia memiliki peran dan tanggung jawab dalam pertumbuhan jemaat baik secara jasmani maupun rohani agar dapat menjadi jemaat yang mandiri dan hal ini terletak kepada pemimpin gereja apakah pemimpin tersebut kreatif dan inovatif dalam menemukan strategi-strategi yang tepat guna dan tepat sasaran. Salah satu strategi yang dapat gereja terapkan untuk menciptakan jemaat yang mandiri adalah dengan mengembangkan jiwa Entrepreneurship atau kewirausahaan jemaat gereja terutama pada masa era digitalisasi dan masa pandemi covid-19 dimana dunia sedang mengalami krisis ekonomi dan banyak perusahaan yang mengurangi karyawannya bahkan sampai harus menutup perusahaanya sehingga banyak orang yang tidak bekerja hal ini sangat berdampak terhadap banyak orang. Gereja berperan penting untuk mengajarkan kewirausahaan kepada jemaat sehingga mereka tidak lagi berpikir sebagai seorang pegawai atau karyawan namun mereka memiliki paradigma sebagai pencipta lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Setelah jemaat mandiri serta dapat bertumbuh secara jasmani dan rohani maka akan menghasilkan pertumbuhan gereja setempat terutama pada masa pandemi Covid-19 dan pasca covid-19. Metode yang akan digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif yang menggunakan sistem library research yaitu studi keperpustakaan dalam mengumpulkan bahan-bahan referensi yang dijadikan acuan dalam penulisan ini. Kata kunci: Entrepreneurhip, Strategi Gereja, Mandiri
Copyrights © 2023