Sastra lisan merupakan segala wacana yang diucapkan atau disampaikan secara turun-temurun meliputi yang lisan dan yang beraksara. Pada penelitian ini, kami mengangkat sastra lisan mengenai cerita Misteri Peri Waduk Lalung dan Mbah Bayi Nangka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur cerita rakyat Misteri Peri Waduk Lalung dan Mbah Bayi Nangka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif melalui metode pendekatan strukturalisme Robet Stanton. Peneliti melakukan analisis data dengan observasi, wawancara, rekaman, dan catatan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerita rakyat Misteri Peri Waduk Lalung dan Mbah Bayi Nangka terdapat unsur-unsur pembangun berupa tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat yang saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan cerita yang utuh.
Copyrights © 2023