Likuefaksi merupakan kejadian setelah gempa yang menyebabkan hilangnya kekuatan tanah yang disebabkan tegangan air pori yang timbul akibat beban siklis. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan studi pendahuluan dan memetakan daerah yang berpotensi terjadi likuefaksi di daerah Kalianda, Lampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini didasarkan pada kajian geologi, hidrogeologi dan data Vs30. Litologi pada daerah penelitian merupakan formasi aluvium : bongkah, kerikil, pasir, lanau, lumpur, dan lempung (Qa), dan Endapan gunung api muda : Lava (andesit-basal), breksi, dan tuf (Qhvr), secara umum berupa batuan sedimen urai dan bersifat non-kohesif dengan kondisi air tanah yang cukup jenuh dengan kedalaman rata 2 - 10 meter. Berdasarkan stuktur geologi terdapat sesar aktif dan zona subduksi yang berpotensi menimbulkan gempa bumi. Hasil data Vs30 menunjukkan daerah penelitian memiliki dua klasifikasi tanah, yakni tanah sedang (175 < vs ≤ 350) pada bagian utara dan tanah keras batuan lunak (350 < vs ≤ 750) pada bagian selatan.
Copyrights © 2023