Stunting menjadi prioritas masalah kesehatan nasional. Stunting merupakan kondisi kronis akibat dari kurangnya gizi dalam jangka waktu yang panjang, sehingga berdampak pada menurunnya potensi kognitif anak. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) melalui pemanfaatan potensi local dapat menjadi solusi yang dapat dilakukan dalam menangani masalah gizi pada anak. Sebagai negara maritm, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar akan sumber daya lautnya terkhusus ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam terkait efektivitas program PMT untuk menanggulangi stunting melalui potensi hasil laut Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode studi literatur terkait serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan pengumpulan data dari berbagai artikel terdahulu yang terdapat di database Google Scholar. Penelusuran menggunakan kata kunci “pemberian makanan tambahan, hasil laut, stunting” yang dipublikasikan selama 5 tahun sebelumnya yaitu antara tahun 2018 sampai dengan tahun 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya efektivitas dari program pemberian makanan tambahan melalui olahan hasil laut terhadap pencegahan stunting pada anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah program Pemberian Makanan Tambahan menjadi faktor penting dalam mempengaruhi status gizi pada anak. Dengan adanya peran aktif posyandu, diharapkan mampu meningkatkan kebiasaan konsumsi ikan dimasyarakat melalui penganekaragaman olahan ikan sebagai makanan tambahan untuk balita stunting.
Copyrights © 2023