Peningkatan mutu pembelajaran di sekolah bergantung pada banyak faktor. Unsur yang sangat penting adalah terwujudnya budaya sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan mutu. Budaya sekolah merupakan budaya positif yang harus dipelihara dan dipraktikkan oleh setiap orang di sekolah tanpa ada paksaan. Salah satu budaya sekolah yang perlu dipupuk adalah masalah kedisiplinan, termasuk kedisiplinan guru ketika hadir di kelas pada saat proses belajar mengajar. Berbagai inisiatif dapat dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan guru. Dalam penelitian Tindakan sekolah ini dilakukan tindakan berupa reward dan punishment kepada guru SMP Negeri 1 Jenamas Kabupaten Ballito Selatan. Subyek penelitian ini adalah guru SMP Negeri 1 Jenamas. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Temuan dan analisis data menunjukkan bahwa pada Siklus 2, kedisiplinan guru dalam menghadiri kelas selama proses belajar mengajar meningkat dan mencapai 75% dari target yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar guru pada dua siklus yang peneliti laksanakan. Analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa tingkat keterlambatan partisipasi guru dalam pembelajaran akibat hukuman dan penghargaan terus meningkat.
Copyrights © 2023