Abstrak Perbedaan Kadar Saturasi Oksigen Pada Siswa Kelas 6 SD Perokok Aktif, Perokok Pasif Dan Bukan Perokok Di Kabupaten Pringsewu. Merokok merupakan kebiasaan yang dapat merusak kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang dapat berakibat kepada terjadinya morbiditas maupun mortalitas. Merokok merupakan faktor yang mempengaruhi terjadinya penurunan saturasi oksigen dalam aliran darah. Di kalangan remaja saat ini, merokok bisa dikatakan sebagai kebiasaan yang wajar. Bahkan di mata perokok, menganggap bahwa laki yang tidak merokok seperti seorang pecundang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara kadar Oksigen (O2) pada anak SD perokok aktif, perokok pasif dan bukan perokok di Kabupaten Pringsewu. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode penelitian observasi analitik dengan pendekatan pengambilan data cross sectional. sampel penelitian ini adalah 379 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling. Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Terdapat perbedaan kadar saturasi perokok aktif, perokok pasif dan bukan perokok dengan hasil rata-rata kadar saturasi oksigen pada perokok aktif adalah 98,05%, perokok pasif 98,48% dan pada bukan perokok 98,40%. Terdapat perbedaan kadar saturasi pada perokok aktif, pasif dan bukan perokok pada siswa kelas 6 SD di Kabupaten Pringsewu.
Copyrights © 2023