Jurnal Kedokteran Raflesia
Vol 8 No 1 (2022)

Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik dengan Risiko Obstructive Sleep Apnea Syndrome pada Hipertensi : Sebuah Tinjauan Kepustakaan Sistematik

Silvika Tri Novia (Unknown)
Syabriansyah (Unknown)
Diah Ayu Aguspa Dita (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

Latar belakang: Obstructive Sleep Apnea Syndrome (OSAS) yang tidak diobati dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Di seluruh dunia, sekitar 425 juta atau lebih dari 45% mengalami OSAS sedang sampai berat yang harusnya membutuhkan pengobatan. Gold Standard pengobatan OSAS adalah dengan perawatan yang direkomendasikan sampai saat ini yaitu Continuous Positive Airway Pressure (CPAP). Studi observasional telah menunjukkan manfaat potensial dari CPAP yang meliputi perlindungan dari penyakit kardiovaskular. Namun, beberapa studi menyatakan bahwa penggunaan CPAP diikuti kepatuhan gaya hidup seperti olahraga dan kontrol pola makan atau tanpa kepatuhan gaya hidup, tidak melindungi terhadap penyakit kardiovaskular. Dengan demikian, manfaat klinis potensial dari penggunaan CPAP dan bahwa aktivitas fisik dapat menjadi alat manajemen yang layak untuk mengurangi keparahan OSAS dipertanyakan. Metode: Tinjauan Kepustakaan Sistematik dilakukan pada tiga pusat data, yaitu Pubmed, Cochrane, dan Tripdatabased. Kepustakaan dengan judul yang sama atau studi yang tidak relevan dieliminasi, serta dilakukan screening abstrak dan dilanjutkan dengan membaca keseluruhan teks kepustakaan untuk memilih jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi. Penilaian kualitas studi menggunakan tools The Central for Evidence Based Medicine develops (CEBM).                   Hasil: Terdapat 3 kepustakaan yang sesuai kriteria. Tiga studi menyatakan bahwa terdapat hubungan aktivitas fisik dengan risiko OSAS pada hipertensi. Tingkat aktivitas fisik pada pasien OSAS dengan hipertensi adalah aktivitas fisik ringan. Derajat keparahan OSAS pada pasien OSAS dengan hipertensi adalah OSAS ringan.                                                                                                     Kesimpulan: Aktivitas fisik rendah meningkatkan derajat keparahan OSAS pada hipertensi.                                                                                                   

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jukeraflesia

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

JKR (Jurnal Kedokteran Raflesia) is a peer-reviewed professional journal with the editorial board of scholars mainly in medicine, biomedic and health sciences. It is published by UNIB Press, Universitas Bengkulu, Indonesia with the ISSN (online): 2622-8343; and ISSN (print): 2477-3778. The journal ...