Di Indonesia, tren pada industri fashion saat ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Menurut surveyPopulix, H&M mendapat peringkat kedua. PT Hindo selaku pemegang merek dagang H&M di Indonesia menargetkanuntuk menjadi market leader. Belum terealisasinya target sebagai market leader tersebut menujukkan ada beberapafaktor penyebab yang perlu diteliti seperti nilai merek H&M yang cenderung menurun pada kurun waktu 2016-2022.H&M melakukan berbagai cara agar tetap bisa mempertahankan brand nya di dunia fashion salah satunya denganfaktor brand image dan promosi yang dilakukan agar tetap meningkatkan brand image, melakukan promosi untukmenarik konsumen untuk melakukan pembelia terhadap produk H&M. Penelitian dilaksanakan untuk menganalisamengenai pengaruh brand image dan promosi terhadap keputusan pembelian produk H&M.Dalam penelitian inimetode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresilinear berganda. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan 100 responden sebagaiobjek penelitian. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukan bahwa pada variabel brand image promosi dankeputusan pembelian pada produk H&M termasuk dalam kategori sangat baik. Adapun hasil penelitian menunjukkanbahwa variabel brand image dan promosi berpengaruh secara parsial dan simultan dengan nilai Rsquere (R2) sebesar0,488 yang artinya memiliki pengaruh sebesar 48,8% sedangkan sisanya sebesar 51,2% dipengaruhi oleh faktor lainyang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci-brand image, promosi, keputusan pembelian.
Copyrights © 2023