Tingginya turnover perawat di dalam sebuah rumah sakit dapat mengganggu aktifitas dan produktivitas pelayanan keperawatan. Selain itu turnover perawat juga dapat menciptakan ketidakstabilan mutu pelayanan dan komitmen kerja perawat. Salah satu faktor yang disinyalir dapat meningkatan retensi dan komitmen yakni mengubah gaya kepemimpinan. Penelitian ini adalah cross sectional, dengan total sampling 65 responden. Analisis yang digunakan regresi logistik ganda. gaya kepemimpinan transformasional kepala ruangan mempunyai hubungan terhadap retensi perawat dengan OR 8.85 setelah dikontrol dengan variabel confounding pendidikan dan status pernikahan. Gaya kepemimpinan transformasional tidak ada hubungan dengan komitmen perawat meski telah di kontrol dengan variabel counfounding usia dan masa kerja. Terdapat Hubungan antara Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Ruangan dengan Retensi perawat dengan peluang 8,5 kali lebih besar setelah dikontrol dengan variabel counfounding Pendidikan dan status Pernikahan. Tidak ada hubungan gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Komitmen perawat meski sudah dikontrol oleh variabel counfounding Usia dan Masa Kerja. Kepala ruangan diharapkan menggunakan gaya kepemimpinan transformasional dalam upaya mengubah perilaku positif untuk kemajuan bersama
Copyrights © 2022