Abstract. Desa Alamendah has the potential to develop the concept of halal tourism compared to other villages. However, there are challenges due to the lack of human resources with a proper understanding of halal tourism concepts and limited response from industry players. To address this, a cognitive approach is used, employing electroencephalography (EEG) measurements to gather real-time and valid data, enabling the formulation of effective development strategies.The main objective of this research is to identify the community's attention towards the development of inclusive Halal Tourism in Desa Wisata Alamendah, utilizing an innovative neuroscientific approach through EEG measurements, and formulating development concepts that can be applied in Desa Alamendah. The research findings indicate a significant level of attention among stakeholders towards the development of inclusive halal tourism. Additionally, survey results and psychological approaches show that the majority of respondents have comprehended the concept of halal tourism and support its implementation in Desa Wisata Alamendah, as it can provide benefits to the community. Therefore, efforts are needed to integrate socio-cultural values in organizing tourism activities in Desa Alamendah and preserve the socio-cultural heritage, which forms the foundation for creating halal tourism. Abstrak. Desa Alamendah memiliki potensi untuk mengembangkan konsep pariwisata halal dibandingkan desa lainnya. Namun, terdapat tantangan akibat kurangnya sumber daya manusia yang memahami konsep pariwisata halal secara baik dan respon terbatas dari para pelaku industri. Untuk mengatasi hal ini, digunakan pendekatan kognitif dengan menggunakan pengukuran elektroensefalografi (EEG) untuk mengumpulkan data real-time yang valid sehingga dapat merumuskan strategi pengembangan yang efektif. Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi atensi masyarakat terhadap pengembangan Pariwisata Halal yang inklusif di Desa Wisata Alamendah, dengan pendekatan neurosains inovatif melalui pengukuran EEG serta merumuskan konsep pengembangan yang dapat diaplikasikan pada Desa Alamendah. Hasil penelitian menunjukkan adanya tingkat atensi yang signifikan pada stakeholder terhadap pengembangan pariwisata halal yang inklusif. Selain itu, hasil kuesioner dan pendekatan psikologi menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah memahami konsep pariwisata halal dan mendukung penerapannya di Desa Wisata Alamendah, serta dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat. Sehingga dalam pengembangannya diperlukan upaya dalam mengintegrasikan nilai sosial budaya dalam penyelenggaraan kegiatan wisata di Desa Alamendah, serta mewujudkan pelestarian sosial budaya yang menjadi landasan masyarakat dalam menciptakan wisata yang halal.
Copyrights © 2023