Pasien dengan Penyakit Ginjal Kronis (PGK) meningkat setiap tahunnya, hal ini juga diikuti dengan meningkatnya permintaan pelayanan Terapi Pengganti Ginjal (TPG). Modalitas TPG sendiri sebenarnya tidak hanya hemodialisis, ada pilihan modalitas lain seperti CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis) dan transplantasi ginjal. Menurut data Indonesian Renal Registry (IRR) tahun 2018, TPG yang dipilih pasien PGK antara lain terbanyak adalah hemodialisis (98%), sedangkan CAPD hanya sekitar 2%. Padahal dari segi pembiayaan dan rancangan dari Kemenkes, CAPD lebih disarankan untuk dikembangkan pelayanannya. (Pernefri 2018) Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis strategi pemasaran CAPD di RSUD Kota Bogor tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. RSUD Kota Bogor memiliki segmen, target dan posisi yang baik untuk pengembangan pelayanan CAPD, namun masih banyak pasien belum mengetahui tentang pelayanan CAPD ini. Pembiayaan CAPD di RSUD Kota Bogor dapat dijamin oleh pembiayaan oleh BPJS, namun belum dibuat biaya satuan CAPD. Strategi pemasaran yang dapat dilakukan oleh RSUD Kota Bogor dengan pendekatan pemberian informasi mengenai CAPD melalui seminar awam, serta pelatihan dokter dan perawat dalam memberikan edukasi kepada pasien.
Copyrights © 2022