Aktivitas pemanfaatan yang beragam di Pulau Kemaro belum diikuti dengan fasilitas penunjang memadai seperti jumlah toilet yang sedikit, kurangnya penyediaan bangku-bangku taman, pedestrian kurang terawat, penerangan tidak memadai pada malam hari, kurangnya tanda/petunjuk antara tempat wisata yang lainnya di Pulau Kemaro dan beberapa pedagang kaki lima yang belum teratur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kualitas ruang terbuka publik pada Pulau Kemaro menurut penilaian pengunjung terhadap kriteria dasar pembentuk ruang publik yakni aspek kebutuhan (needs), aspek hak (rights) dan aspek makna (meaning). Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian dapat dilihat bahwa variabel ruang terbuka publik yang baik terdapat pada kualitas vegetasi dan kualitas pedestrian antar tempat wisata. Untuk variabel ruang terbuka publik yang berkualitas cukup adalah kebersihan kawasan, keamanan kawasan, aksesbilitas menuju kawasan, banyaknya pedagang yang berjualan, jumlah lampu penerangan, tersedia dan berkualitasnya tempat ibadah (Musolah), jumlah dan kualitas dermaga, kebebasan menggunakan fasilitas di Pulau Kemaro, landmark serta akses masuk dan keluar kawasan. Variabel ruang terbuka publik yang berkualitas buruk antara lain ketersediaan tempat duduk, ketersediaan tempat sampah, kualitas toilet, tidak adanya fasilitas olahraga, kualitas pedestrian, kualitas lapangan dan plaza yang, tidak tersedianya pusat informasi wisata, tidak jelasnya batas area antara wisata satu dan lainnya serta tidak terdapatnya petunjuk arah tempat wisata.
Copyrights © 2023