Suksesnya pembelajaran salah satu kuncinya adalah mudahnya peserta didik dalam memahami pelajaran. Untuk mendukung hal ini tentunya memerlukan perangkat pembelajaran yang menarik seperti media pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran berupa BORAMA (Box Rantai Makanan) yang dapat digunakan sebagai pilihan media pembelajaran yang variatif pada pelajaran IPA di Sekolah Dasar. Dengan adanya media pembelajaran BORAMA (Box Rantai Makanan) ini membuat peserta didik dapat lebih aktif dan tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model 4D (Four-D Model) yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Tahapan ini terdiri dari Pendefinisian (Define), Tahap Perencanaan (Design), Tahap Pengembangan (Develop), dan Tahap Uji Coba (Disseminate). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan angket dengan skala Likert untuk respon. Hasil validasi ahli materi berdasarkan hasil persentase dari aspek materi, kebahasaan, dan aspek pembelajaran diperoleh rata-rata persentase sebesar 92,5% dengan kriteria “Sangat Validâ€. Validasi ahli media berdasarkan persentase aspek karakteristik dan penyajian menunjukkan bahwa rata-rata persentase sebesar 98% dengan kriteria “Sangat Validâ€. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai persentase rata-rata validasi ahli media sudah “Sangat Layakâ€. Respon yang diberikan oleh pendidik mendapatkan rata-rata persentase 100% yang dinyatakan “sangat baik†dan respon dari peserta didik mendapatkan rata-rata persentase sebesar 90,4% yang termasuk “sangat baikâ€. Dapat disimpulkan bahwa media BORAMA (Box Rantai Makanan) berbasis kontekstual sangat layak digunakan pada proses pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2022