Salah satu fungsi menarik untuk disimak adalah bahwa budaya organisasi merupakan mekanisme pembuat makna dan kendali yang membentuk sikap serta perilaku pegawai, terutama karena menyangkut aspek motivasi kerja pegawai, maka sangat diperlukan adanya upaya untuk membuktikan bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai ataukah sekedar praduga belaka dari teoritisi organisasi. Selama merefleksikan budaya organisasi tersebut, hal penting yang perlu diidentifikasikan adalah “atribut budaya” terhadap organisasi atau dengan kata lain atribut-atribut mana budaya yang dapat menurunkan produktivitas dalam organisasi yang harus dieliminir. Sebenarnya budaya organisasi yang kuat diakui secara luas seringkali disebutkan sebagai alasan suksesnya organisasi, sebaliknya budaya organisasi yang tidak kuat sama seringnya disebutkan menjadi penyebab masalah organisasi itu sendiri. Penelitian ini termasuk dalam penelitian survei, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari populasi dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. Dengan bersandar pada berbagai penelitian eksplanatif, maka penggunaan jenis penelitian ini adalah tepat untuk mengungkapkan hubungan dan pengaruh dari sejumlah variabel bebas terhadap variabel terikat. Metode analisis yang digunakan untuk menguji semua hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Analisis diskriptif dan Analisis Statistik Inferensial. Secara simultan variabel karakteristik pegawai, budaya organisasi dan motivasi kerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Timur. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi kerja pegawai sudah baik sehingga para pegawainya merasa aman dan nyaman dalam bekerja, dan hal ini akan berdampak pada kinerja pegawai. Kata Kunci: Karakteristik, Budaya Organisasi, Motivasi dan Kinerja.
Copyrights © 2023