Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi peristiwa (event study). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan average abnormal return (AAR) sebelum dan sesudah Ramadhan pada tahun 2020-2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan menetapkan 8 perusahaan makanan dan minuman. Data penelitian diambil di BEI berupa data time series, dengan data laporan yang diperoleh dari laporan harian harga saham perusahaan makan dan minuman di BEI. Pada penelitian ini diuji Wilcoxon Signed Ranks Test, hasil uji menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai AAR sebelum dan nilai AAR sesudah bulan Ramadhan pada saham perusahaan makanan dan minuman periode 2020-2022 yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Kata Kunci: Average Abnormal Return, efek Ramadhan
Copyrights © 2023