Madani: Multidisciplinary Scientific Journal
Vol 1, No 9 (2023): Oktober

Hubungan Asosiasi Antara Skala Belanja Online dengan Jenis Kelamin

Aryanti A (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Dudin Atmadhikara (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Hana Sonadinata (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Hatini Diningsih (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Nadira Hermaprilida (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)



Article Info

Publish Date
16 Oct 2023

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin popular adalah belanja online. Banyak masyarakat yang merasa bahwa belanja online lebih efektif sebab mereka bisa membeli barang sekadar lewat smartphone mereka dengan satu klik saja. Kelebihan belanja online untuk pembeli antara lain memudahkan dalam mencari barang yang diperlukan, kemampuan untuk membeli barang dari mana saja dan kapan saja, serta berbagai macam pilihan payment. Bukan hanya itu saja, belanja online juga menjadi alternatif yang populer bagi para pebisnis untuk merekomendasikan barang atau jasa yang mereka jual. Semakin banyak user internet yang murah dan tidak sulit digunakan, semakin berkembang juga bisnis belanja online. Hal ini juga didukung oleh industri yang memproduksi berbagai macam barang yang dapat jual-belikan melalui internet. Menurut berbagai penelitian, pembeli laki-laki cenderung lebih tertarik pada kenyamanan dan kurang tertarik pada interaksi sosial saat berbelanja. Sementara itu, perempuan memiliki sikap positif yang lebih tinggi terhadap berbelanja dan pria cenderung lebih memilih berbelanja melalui internet. Pada jurnal ini akan dibahas keterkaitan skala belanja online dengan jenis kelamin, pengambilan data dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Setelah pengambilan data sebanyak 153 angket baik laki-laki maupun Perempuan dilakukan uji kebebasan, lalu didapat hasilnya, bahwa tidak cukup bukti untuk menyatakan adanya hubungan asosiasi antara skala belanja online dengan jenis kelamin.

Copyrights © 2023