Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana sistem dukungan sosial bagi anak rentan di SLB Negeri Pembina Kota Pekanbaru berjalan. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana interaksi masyarakat dengan anak yang membutuhkan dukungan sosial di SLB Negeri Pembina Kota Pekanbaru. 1) Kesejahteraan emosional adalah salah satu dari empat subtopik yang dibahas dalam esai ini. 2) dukungan instrumental 3) dukungan informasi 4) penghargaan dukungan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metodologi deskriptif. Investigasi ini dilakukan di SLB Negeri Pembina dan subjeknya berjumlah lima orang informan, diantaranya informan 3 dan 2. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan tertulis. Sedangkan analisis penelitian meliputi triangulasi, reduks data, danĀ yajian data. Bayi penyandang disabilitas di SLB Negeri Pembina yang mendapat dukungan sosial dari orang dewasa memberikan kesan bahwa mereka mempunyai tanggung jawab untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilihat sebagai domain pengetahuan yang berhubungan dengan emosi, instrumental, informasional, dan penilaian. Hal ini terlihat pada interaksi sosial antar generasi muda yang berlangsung di rumah dan di sekolah. Dukugan ini di SLB Negeri Pembina untuk selalu diberikan sebagai penegakan keadilan bagi anak penyandang disabilitas tunadaksa, baik keluarga di rumah dan guru ketika di sekolah.
Copyrights © 2023