Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana penerapan metode halaqah di kelas X Pondok Pesantren Ulul Albab, 2) Faktor yang menghambat dalam pelaksanaan halaqah tahfidz, 3) Solusi untuk mengatasi hambatan pelaksanaan halaqah kelas X putra pondok pesantren Ulul Albab Polokarto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan latar di masjid pondok pesantren Ulul Albab Polokarto. Subyek dalam penelitian ini adalah santri kelas X, Mudir pondok pesantren, Ketua bagian ketahfidzan, ustadz pembimbing halaqah, dan tenaga pendidik pondok pesantren Ulul Albab Polokarto. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan panduan wawancara dan alat rekam. Analisis data yang digunakan peneliti adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) Proses pelaksanaan halaqah tahfidz pada santri kelas X dibagi menjadi 3 tahapan. Proses halaqah ini digunakan dalam menghafal Al-Qur’an 3 kali dalam setiap harinya. (2) Adapun faktor yang menghambat dalam pelaksanaan metode halaqah yaitu permasalahan pribadi yang dialami oleh ustadz maupun santri, waktu kegiatan yang berbenturan dengan halaqah, dan kurangnya komunikasi antar ustadz maupun kepada santri. (3) adapun solusi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam halaqah yaitu saling mengingatkan tentang kewajiban dan tugas di pondok pesantren, memberikan sanksi kepada santri yang tidak mengikuti halaqah lebih dari 3 kali tanpa keterangan.
Copyrights © 2023