Sejumlah teori menegaskan faktor eksternal berpengaruh terhadap delinkuensi anak. Anak-anak yang berkonflik dengan hukum seringkali ditemukan berlatarbelakang lemahnya kontrol sosial yang bersumber dari pengasuhan orang tua yang buruk, pengaruh teman sebaya dan lingkungan yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui hubungan kontrol sosial dengan delinkuensi anak binaan LPKA. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif korellasional dengan responden anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Tangerang yang berjumlah 77 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner kontrol sosial milik Durkin (1999) dan kuesioner delinkuensi yang dikembangkan oleh Ria Anggraini (2010).Hasil pada penelitian ini meyimpulkan bahwa terdapat korelasi negatif yang signifinikan antara kontrol sosial dengan delinkuensi (r= 0.685 dan α = 0.000 < 0.05). Kontrol sosial dapat berperan sebagai prediktor delinkuensi anak binaan sebesar 46.9%. Berdasarkan hasil penelitian ini, disaranakan kepada seluruh aspek yang mempengaruhi tumbuh kembang anak seperti orang tua, teman sebaya, maupun lingkungan dapat memberikan contoh atau pengaruh yang positif kepada anak.
Copyrights © 2023