Kebermaknaan hidup menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan remaja. Apabila kebermaknaan hidup berhasil dipenuhi, individu akan merasakan kehidupan yang berarti dan mencapai kebahagiaan. Lingkungan keluarga berperan sebagai lingkungan pertama dan utama tempat berkembangnya individu, begitupun dengan proses pencapaian kebermaknaan hidup. Akan tetapi, terdapat kondisi tidak ideal dimana remaja tumbuh dan berkembang di panti asuhan. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara spiritualitas dan kebermaknaan hidup pada remaja yang tinggal di panti asuhan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan melibatkan sebanyak 75 partisipan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner kebermaknaan hidup dan spiritualitas yang telah ada dan dimodifikasi oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif signifikan antara variabel spiritualitas dan kebermaknaan hidup. Terdapat kecenderungan bahwa semakin tinggi spiritualitas maka cenderung semakin tinggi kebermaknaan hidup. Spiritualitas dinilai memiliki andil dalam proses pencapaian akan kebermaknaan hidup pada remaja di panti asuhan. Adapun variabel lainnya yang berkaitan dengan kebermaknaan hidup remaja di panti asuhan memerlukan diskusi dan penelitian lebih lanjut. Kata Kunci: spiritualitas, kebermaknaan hidup, remaja, panti asuhan
Copyrights © 2023