Penurunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya disebabkan oleh meningkatnya angka pengangguran dan inflasi yang berdampak negatif. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh simultan dan individual dari faktor-faktor seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, dan inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi DIY. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik selama periode 2015 hingga 2021. Analisis meliputi uji multikolinearitas, analisis regresi panel, dan penilaian asumsi residu klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh simultan antara variabel IPM, jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, dan Pertumbuhan Ekonomi DIY. Secara individual, IPM, jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran berpengaruh positif terhadap Pertumbuhan Ekonomi DIY, sedangkan variabel inflasi tidak memiliki dampak yang signifikan pada Pertumbuhan Ekonomi DIY. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk kebijakan ekonomi dan pembangunan di DIY serta mencerminkan kompleksitas faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi regional.
Copyrights © 2023