ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia
Vol 19, No 2 (2023): September

Efek Perbedaan Komposisi Komposit Na2FeSiO4/C Berbasis Silika Sekam Padi Terhadap Fasa dan Sifat Listriknya

Agus Riyanto (Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Lampung Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung 35145)
Sutiarno Sutiarno (Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Lampung Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung 35145)
Nindya Aisah Indriyani (Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Lampung Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung 35145)
Wulan Warohmah (Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Lampung Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung 35145)
Silvi Indah Kusuma Wardani (Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Lampung Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandarlampung 35145)
Syafriadi Syafriadi (Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Lampung Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung 35145)
Pulung Karo Karo (Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Lampung Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung 35145)
Sri Wahyu Suciati (Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Lampung Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung 35145)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2023

Abstract

Salah satu teknik yang digunakan untukmengoptimasi sifat listrik dari Na2FeSiO4 ialah menambahkan grafit (C) sehingga menjadi komposit. Studi ini dilakukan untuk meninjau karakteristik fasa dan sifat listrik dari komposit Na2FeSiO4/C yang komposisinya bervariasi. Preparasi sampel diawali dari penyiapan Na2FeSiO4 dan dilanjutkan dengan pembuatan Na2FeSiO4/C. Na2FeSiO4 dipreparasi dari silika sekam padi, NaOH, Fe(NO3)3.H2O, dan C6H8O7.H2O menggunakan metode sol-gel diikuti dengan proses sinter pada suhu 800 ℃ selama 10 jam. Bahan baku Na2FeSiO4, grafit, dan Carboxy Methyl Cellulose (CMC) dengan variasi perbandingan massa dicampurkan dengan menambahkan n-metilpirrolidin hingga menjadi slurry, kemudian dikeringkan pada suhu 120 ℃ selama 1 jam dan menghasilkan komposit Na2FeSiO4/C. Spektrum FTIR mengindikasikan keberadaan gugus Na‒O, Fe‒O, Si‒O, dan C=C. Difraktogram mendeteksi keberadaan 4 fasa di dalam setiap sampel yaitu Na2FeSiO4, Na2SiO3, SiO2, dan grafit (C). Fasa Na2FeSiO4 memiliki puncak difraksi dengan intensitas tertinggi dibanding dengan fasa yang lainya sehingga terindikasi kuat bahwa fasa tersebut ialah fasa utama. Fasa grafit semakin meningkat seiring dengan meningkatnya komposisi grafit di dalam sampel sebagaimana terkonfirmasi dari naiknya intensitas puncak difraksi dari fasa tersebut, serta ditandai dengan menurunnya nilai transmitansi pada bilangan gelombang yang berkaitan dengan gugus C=C. Meningkatnya fasa grafit dalam Na2FeSiO4/C berpengaruh terhadap nilai penurunanenergi celah pita dan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan konduktivitas listrik.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

alchemy

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Energy Environmental Science Materials Science & Nanotechnology

Description

ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia is a chemistry journal published by Sebelas Maret University, Surakarta. ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia publishes original research articles or review articles in organic chemistry, inorganic chemistry, analytical chemistry, physical chemistry, biochemistry, and ...