Sektor Lemajung, merupakan salah satu sektorpotensial uranium di daerah Kalan, Kalimantan Barat. Mineralisasi uranium dijumpai pada batuan metalanau dan metapelit sekistosan, dengan arah umum mineralisasi timur-barat miring ± 70â° ke utara sejajar dengan arah foliasinya (S1).Pemboran evaluasi telah dilaksanakan pada tahun 2013 di R-05 (LEML-40), dengan total kedalaman 300 meterdan telah dilakukan logging dengan menggunakan gross-count gamma ray pada lubang bor tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah menentukan kadar mineralisasi uranium dalam batuan secara kuantitatifdan mengetahui kondisi geologi di daerah sekitar pemboran. Metodologi penelitian meliputi penentuan nilai k-faktor, pemetaan geologi di sekitar lubang bor, penentuan ketebalan dan estimasi kadar mineralisasi uranium dengan gross-count gamma ray.Hasil estimasi kadar uranium dengan menggunakan loggross-count gamma ray dapat diketahui bahwa kadar eU3O8pada lubang bor R-05 (LEML-40) tertinggi mencapai 0,7493 â 6354 ppm eU dijumpai pada interval kedalaman 30,10 â 34,96 m. Mineralisasiuranium hadir sebagai isian fraktur (urat) atau sebagai isian matrik breksi tektonik pada metalanau dengan ketebalan 0,1 â 2,4 m berasosiasi dengan sulfida (pirit) dan dicirikan dengan rasio U/Th yang tinggi. Kata kunci: identifikasi,estimasi, kadar mineralisasi U, log gross-count gamma ray
Copyrights © 2014