Mesin
Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mesin UBB

PERHITUNGAN MEAN TIME TO FAILURE RODA GERINDA SILICONE CARBIDE Ø 205 mm PADA MESIN GERINDA

Rosa, Firlya ( Universitas bangka Belitung)



Article Info

Publish Date
27 Nov 2015

Abstract

Salah satu fasilitas pendukung permesinan penting di bagian perbengkelan dari suatu perusahaan di Pulau Bangka adalah mesin gerinda duduk yang digunakan untuk mengasah alat potong mesin perkakas seperti pahat bubut, pahat sekrap, cutter frais, dan mata bor dengan tingkat intensitas pemakaian yang cukup tinggi. Intensitas pemakaian yang tinggi  tersebut menuntut adanya persediaaan (inventory) dari roda gerinda tersebut. Namun, perencanaan persediaan roda gerinda yang kurang optimal kadang membuat persediaan tersebut menjadi kosong/stock out sehingga berpotensi mengganggu aktifitas produksi dari perusahaan tersebut. Perhitungan Mean Time To Failure roda gerinda digunakan sebagai salah satu dasar dalam perencanaan persediaan dari roda gerinda. Dari hasil pehitungan MTTF diketahui waktu pakai/lifetime dari roda gerinda adalah 6 hari. Perencanaan persediaan yang dapat dibuat antara lain untuk menjamin ketersediaan dari mesin gerinda dalam mendukung kegiatan operasi perbengkelan, maka jadwal perawatan/pergantian roda gerinda adalah ≤ 6 hari jalan. Pemesanan kembali dari roda gerinda sebagai persediaan dapat dilakukan sebelum 6 hari jalan dengan waktu pemesanan dapat disesuaikan dengan lamanya proses penyerahan barang (lead time) sehingga jumlah persediaan yang harus dimiliki adalah sekurangkurangnya 1 buah dalam  waktu kurang dari 6 hari, sehingga dapat diasumsikan bahwa perbengkelan memerlukanpaling sedikit 4 buah persediaan roda gerinda/bulan.Kata kunci : roda gerinda, mesin gerinda, mean time to failure, lead time

Copyrights © 2013