Sungkai (Peronema canescens) merupakan tanaman obat yang digunakan dalam pengobatan tradisional. Daun P. canescens memiliki khasiat sebagai penurun panas karena memiliki kandungan senyawa kimia, salah satunya Flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penurunan panas tubuh dari ekstrak etanol daun P. canescens (EEDP) terhadap mencit (Mus musculus) jantan yang diinduksi vaksin Difteri, Pertusis, Tetanus-Hepatitis B (DPT-HB). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan menggunakan 25 ekor M. musculus, yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif diberi DPT-HB dan aquades (P0), kelompok kontrol positif diberi DPT-HB dan paracetamol (P1), dan tiga kelompok perlakuan diberi DPT-HB kemudian diberi EEDP dengan dosis 8,25 mg/kgbb (P2), 12,5 mg/kgbb (P3) dan 27,0 mg/kgbb (P4). Pada awal tubuh masing-masing mencit diukur kemudian diinduksi vaksin DPT-HB, setelah 5 jam diberikan zat uji tersebut, kemudian suhu tubuh mencit diukur kembali setiap 30 menit selama 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang diberi EEDP dengan dosis 8,25 mg/kgbb (P2) mengalami penurunan yang suhu lebih besar dibandingkan dengan kelompok yang diberi dosis 12,5 mg/kgbb (P3) dan 27,0 mg/kgbb (P4). Penelitian ini menunjukkan bahwa EEDP mempunyai efek menurunkan panas tubuh pada mencit jantan namun efeknya lebih rendah dibandingkan kontrol positif yang diberi paracetamol. Kata Kunci: Suhu tubuh, Daun Sungkai (Peronema canescens), Mencit (Mus musculus)
Copyrights © 2023