Tujuan. Penelitian ini bertujuan menguji peran financial distress dalam memediasi hubungan leverage yang diproksikan melalui debt to equity ratio terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2021.Metode. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan pada 48 perusahaan pertambangan yang aktif selama 4 tahun. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel yang memenuhi syarat sebanyak 37 sampel. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan selama periode penelitian. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS dan analisis sobel test untuk mengetahui peran financial distress dalam memediasi hubungan leverage terhadap audit delay.Hasil. Variabel leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress, untuk variabel financial distress berpengaruh negatif signifikan terhadap audit delay, sedangkan variabel leverage berpengaruh positif signifikan terhadap audit delay, uji moderasi menunjukkan bahwa financial distress mampu memediasi hubungan leverage terhadap audit delay.Implikasi. Bagi perusahaan diharapkan dapat menurunkan debt to equty ratio dengan meningkatkan modal sendiri sehingga menurunkan kemungkinan terjadinya financial distress perusahaan, karena semakin baik kondisi keuangan perusahaan akan mempercepat proses penyajian laporan audit yang berguna bagi perusahaan dalam pengambilan keputusan.
Copyrights © 2023