Penelitian ini mengangkat isu Implementasi Kebijakan Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) dengan fokus pada kekurangan komunikasi pemerintah dalam mensosialisasikan program dan kurangnya sumber daya manusia terampil dalam pelaksanaannya. Teori Edward III dalam Subarsono (2015:90-92) digunakan sebagai kerangka teoritis. Metode deskriptif kualitatif diterapkan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan RUTILAHU dapat tercapai dengan dukungan komunikasi yang jelas, sumber daya memadai, komitmen pelaksana, dan struktur birokrasi yang tepat. Namun, hasil lapangan mengindikasikan kelemahan dalam komunikasi yang mengakibatkan ketidakjelasan dan kurangnya sumber daya
Copyrights © 2023