Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
Volume 2 Issue 1, Juni 2023

Analisis penyerapan tenaga kerja sektor industri di Provinsi Banten

Fridho Handoyo (Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia)
Ari Rudatin (Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Aug 2023

Abstract

Purpose – to analyze the effect of the number of large and medium industrial companies, district/city minimum wages, Gross Regional Domestic Product (PDRB) growth rates and the number of labor force on the absorption of labor in Banten Province.Methods – This study uses panel data for the 2014-2019 period in 17 (seventeen) distric/city in Banten Province.Findings – The results showed that the number of large and medium industrial companies and the number of workforce had a positive effect on employment in Banten Province, while district/city minimum wages and PDRB growth rates had no effect on employment in Banten Province.Implication – The government needs to review the PDRB growth rateis it only supported by household consumption, so that the economic vulnerability in facing extraordinary conditions is also low. Regency/city minimum wages need to be reconsidered in order to encourage employment so as to improve the standard of living and welfare of employees and their families.Originality – This study focuses on the factors that influence employment in Banten Province AbstrakTujuan – Untuk menganalisis pengaruh jumlah perusahaan industri besar dan sedang, upah minimum kabupaten/kota (UMK), laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan jumlah angkatan kerja terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi BantenMetode – Penelitian ini menggunakan data panel periode 2014-2019 di 17 (tujuh belas) kabupaten/kota di Provinsi Banten. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perusahaan industri besar dan sedang serta angkatan kerja berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten, sedangkan upah minimum kabupaten/kota dan laju pertumbuhan PDRB tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten. Penyerapan tenaga kerja tertinggi dimiliki Kota Tangerang, sedangkan penyerapan tenaga kerja terendah dimiliki Kabupaten Lebak. Implikasi – Pemerintah perlu meninjau kembali laju pertumbuhan PDRB apakah hanya disokong oleh konsumsi rumah tangga, sehingga kerentanan ekonomi dalam menghadapi kondisi ektraordinary juga rendah. Upah minimum kabupaten/kota perlu dipertimbangkan kembali agar dapat mendorong penyerapan tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para karyawan dan keluarganya. Orisinalitas – Studi ini berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JKEK

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan aims to publish scientific articles that examine and analyze policies in the field of Economics and Finance. This journal publishes the results of theoretical and empirical research that has contributed to policy development in the field of Economics and ...