hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Pelayanan Silak-Pak pada rekrutmen Bintara Polri di Wilayah Hukum Polda Nusa Tenggara Barat sudah cukup baik, karena perekrutan ini sudah mulai memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang canggih, di mana peserta Bintara bisa mengakses informasi melalui platform digital. Aplikasi ini diharapkan mampu dimanfaatkan oleh daerah setempat untuk memberikan informasi dan ide-ide serta analisis yang sangat membantu untuk pembangunan, khususnya proses seleksi pada setiap tahapan, agar kedepannya lebih baik. Meski demikian, ada beberapa hal yang masih perlu dievaluasi, dimana dari hasil penelitian ditemukan beberapa persoalan yang berkaitan dengan kompetensi anggota dalam memberikan pelayanan Silak-Pak perlu ditingkatkan pengetahuan, keterampilan serta sikap dan perilaku, mengingat tugas ini berkaitan dengan teknologi modern yang terus up to date sehingga perlu banyak belajar, karena tantangan yang dihadapi kedepan adalah multi-segi, sehingga sulit untuk dianalisis karena subjektivitas penilaian kompetensi. Masalah lainnya berupa dukungan sarana dan prasarana serta anggaran untuk mendukung pelaksanaan Silak-Pak.
Copyrights © 2023