Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Vol. 10 No. 1 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi

POTENSI KONSORSIUM Bacillus spp. DAN Pseudomonas fluorescens UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN CABAI RAWIT

Nensi Agustina (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur)
Arika Purnawati (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur)
Endang Triwahyu Prasetyawati (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2022

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi. Produksi cabai rawit seringkali terkendala oleh penyakit layu batang yang diakibatkan cendawan Fusarium sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsorsium bakteri Bacillus spp. dan Pseudomonas fluorescens sebagai agensia hayati pengendali penyakit layu fusarium pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di screenhouse UPN “Veteran” Jawa Timur. Penelitian dimulai pada bulan Januari 2021 sampai bulan April 2021. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan dua faktor yaitu bakteri antagonis dan waktu aplikasi dan diulang sebanyak 4 kali. Faktor pertama yaitu bakteri antagonis dengan 5 taraf perlakuan yaitu Tanpa pemberian bakteri antagonis, Bacillus spp. kode isolat Ba9, Bacillus spp. kode isolat Ba17, P. fluorescens, Bacillus spp. kode isolat Ba9 + P. fluorescens, Bacillus spp. kode isolat Ba17 + P. fluorescens. Faktor kedua yaitu waktu aplikasi dengan 2 taraf perlakuan yaitu sebelum pindah tanam bibit dan setelah pindah tanam bibit. Jika diketahui adanya pengaruh yang nyata dari perlakuan maka dilakukan Uji Jarak Ganda Duncan atau Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Perlakuan pemberian konsorisum Bacillus spp. kode isolat Ba9 dan P. fluorescens menyebabkan penundaan masa inkubasi Fusarium sp. sebesar 23,42%, meningkatkan tinggi tanaman sebesar 20,55 %, dan mempercepat munculnya calon bunga, sedangkan perlakuan pemberian konsorisum Bacillus spp. kode isolat Ba17 dan P. fluorescens menekan intensitas penyakit layu fusarium 29,03%, meningkatkan jumlah daun sebesar 56,58% dibandingkan dengan pemberian bakteri secara tunggal.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

plumula

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Energy Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Berkala Ilmiah Agroteknologi Plumula terbit dua kali dalam setahun, memuat suatu tinjauan terhadap hasil-hasil penelitian dalam bidang agroteknologi dengan topik agronomi, hortikultura, pemuliaan tanaman, ilmu tanah, bioteknologi pertanian, proteksi tanaman, dan topik lainnya yang berkaitan ...