Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Vol. 10 No. 1 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi

PENGARUH BEBERAPA METODE PERENDAMAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS CIHERANG

Ni Luh Rai Yuli Ardani (Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana)
Anak Agung Made Astiningsih (Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana)
Ni Luh Made Pradnyawathi (Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa metode perendaman terhadap pematahan dormansi serta metode yang mampu mempercepat pematahan dormansi benih padi varietas Ciherang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap satu faktor yaitu metode perendaman dengan 5 taraf perlakuan: metode tanpa perendaman (P0), metode perendaman menggunakan air bersuhu 30 °C selama 24 jam (P1), metode perendaman menggunakan air panas dengan suhu awal 60°C selama 24 jam (P2), metode perendaman menggunakan larutan GA3 dengan konsentrasi 0,5 ppm selama 24 jam (P3), dan metode perendaman menggunakan larutan KNO3 dengan konsentrasi 3% selama 48 jam (P4) dengan lima kali ulangan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Udayana pada bulan September 2020 sampai November 2020. Hasil penelitian menunjukkan metode perendaman berpengaruh sangat nyata terhadap variabel daya kecambah (%), potensi tumbuh maksimum (%), intensitas dormansi (%), dan kecepatan berkecambah (%/etmal), serta berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan jamur benih (%). Perlakuan P3 mampu mematahkan dormansi benih padi selama 5 minggu pengamatan dengan nilai daya kecambah tertinggi (95,16%) dan memperoleh nilai intensitas dormansi terkecil (4,56%) lebih baik dibandingkan dengan perlakuan P0 tanpa perendaman (kontrol) memperoleh nilai daya kecambah sebesar (7,76%) dan nilai intensitas dormansi sebesar (89,52%). Kecepatan berkecambah tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 dan P4 yaitu masing-masing (6,08%/etmal) dan (3,35%/etmal).

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

plumula

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Energy Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Berkala Ilmiah Agroteknologi Plumula terbit dua kali dalam setahun, memuat suatu tinjauan terhadap hasil-hasil penelitian dalam bidang agroteknologi dengan topik agronomi, hortikultura, pemuliaan tanaman, ilmu tanah, bioteknologi pertanian, proteksi tanaman, dan topik lainnya yang berkaitan ...