Pendahuluan: Kematian ibu di Indonesia meningkat sebesar 56,69% di tahun 2021, salah satu penyebab utama kematian ibu yaitu perdarahan, yang terjadi karena partus lama yang disebabkan oleh nyeri persalinan. Salah satu upaya nonfarmaklogis yaitu pemberian birthing ball. Tujuan: untuk mengetahui intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan metode birthing ball serta efektivitas penggunaan birthing ball dalam pengurangan nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode Penelitian: Penelitian ini termasuk Pre Experimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu bersalin di PMB Emi Narimawati yang diambil pada bulan November-Desember 2022. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 15 orang. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS). Penelitian ini menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon yang diperoleh yaitu p value = 0.001 hal ini berarti p 0,05, maka Ho ditolak yang berarti pemberian metode birthing ball efektif terhadap tingkat nyeri persalinan kala I fase aktif. Kesimpulan: Pemberian metode birthing ball efektif dalam mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif.
Copyrights © 2023