Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang memproduksi alat switchgear listrik dari skala Low Voltage hingga Medium Voltage. Dari hasil tinjauan lapangan perusahaan mempunyai masalah terhadap tingginya MDR (Manufacture Defect Rate) pada proses produksi switchgear Low Voltage dimana nilai DPMO diluar batas toleransi perusahaan yaitu dengan nilai DPMO maksimal 17.000. Dari data yang didapatkan penyebab dominan tingginya MDR terjadi pada proses busbar assembly dan defect terbesar terjadi disebabkan oleh busbar treatment. Terdapat 4 faktor penyebab terjadinya defect pada busbar treatment yaitu faktor Manusia, Material, Mesin dan lingkungan. Empat penyebab kegagalan dengan RPN terbesar memiliki skor nilai 147. Dalam tabel FMEA empat penyebab RPN terbesar tersebut adalah busbar korosi dari faktor lingkungan, tidak adanya pencegahan mingguan dari faktor mesin, ketebalan cat tidak sesuai dari faktor material dan drafter salah mengirim gambar dari faktor manusia. Perbaikan yang telah dilakukan adalah dengan membuat alur proses yang belum ada dan memperbaiki alur proses kerja yang sudah ada serta perbaikan SOP. Perbaikan proses kerja dan SOP ini harus dilaksanakan secara terus menerus sehingga menjadi budaya perusahaan, untuk itu perlu diawali dengan adanya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proses kerja dan SOP yang baru.
Copyrights © 2023