Pembinaan karakter menjadi unsur terpenting yang harus ada dalam kepolisian atau dalam setiap sendi kehidupan bangsa untuk mewujudkan negara yang berkarakter. Fungsi utama POLRI bertugas menegakkan keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan rasa aman, perlindungan, dan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan study kasus.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan metode pembiasaan dalam pendidikan karakter disiplin bagi siswa Sekolah Polisi Negara Polda Jatim dilakukan dalam 3 langkah yaitu (1). Pembiasaan rutin (2). Pembiasan spontan (3). Pembiasaan keteladanan. Kemudian dengan seluruh pemaparan data tentang pembiasaan rutin kegiatan yang dilakukan terjadwal di SPN Polda Jatim yaitu: (a). Kegiatan Apel (b). Kegiatan pemeliharaan kebersihan diri dan barak (c). Olahraga (d). Literasi (e). Kegiatan fisik harian dan (f). Sholat 5 waktu berjamaah. Kegiatan pembiasaan spontan tidak terjadwal dalam kejadian khusus di SPN Polda Jatim yaitu: (a). Antri (b). Membuang sampah pada tempatnya dan (c). Perilaku 5s. Kegiatan lain yang berperan dalam pelaksanaan pembiasaan keteladanan dalam bentuk perilaku sehari-hari yang dicontohkan oleh pengasuh dan pendidik seperti: (a). Sikap tampang (b). Apresiasi dan (c). Korve. Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan metode pembiasaan pendidikan karakter disiplin siswa di SPN Polda Jatim terdapat 2 faktor yang mempengaruhi yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor pendukung pelaksanaan metode pembiasaan pendidikan karakter disiplin siswa di SPN Polda Jatim yaitu: (a). Internal: Kesadaran dari dalam diri siswa dan eksternal: (a). Faktor lingkungan (b). Faktor kurikulum. Faktor penghambat pelaksanaan metode pembiasaan pendidikan karakter disiplin siswa di SPN Polda Jatim yaitu: (1). Internal Kematangan pola pikir siswa dan eksternal: (2). Tidak konsistennya tenaga pendidik.
Copyrights © 2023