Berdasarkan hasil observasi awal pembelajaran Al-Qur’an Hadits memperlihatkan adanya beberapa kendala dalam pelaksanaan KBM, yaitu : metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga siswa merasa jenuh dan bosan untuk belajar khususnya mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dan hasil belajar yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Al-Qur’an Hadits agar menjadi lebih baik (maksimal) baik secara individu maupun klasikal. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian tindakan kelas dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits dengan menerapkan Model CTL. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII-G MTs Negeri 5 Cirebon pada semester ganjil Tahun pelajaran 2019/2020, yang berjumlah 29 siswa. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits menunjukkan; Hasil awal menunjukkan skor rata-rata: 58.96, ;Hasil pada siklus I naik menjadi skor rata-rata: 70, ;Hasil pada siklus II naik menjadi skor rata-rata: 83.10. Aktivitas belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran menunjukkan: Pada siklus pertama yaitu menunjukkan rata-rata 52 % (cukup), Pada siklus kedua menunjukkan rata-rata 84 % (baik). Kinerja guru selama kegiatan pembelajaran Al-Qur’an Hadits pada materi tentang kajian isi kandung QS. al-Faatihah, an-Naas, al-Falaq dan alIkhlaas tentang “Hakekat Tauhid (ke-Esaan Allah)” di kelas VII-G MTs Negeri 5 Cirebon pada setiap siklusnya kinerja guru mengalami peningkatan, yaitu: Pada siklus pertama yaitu menunjukkan rata-rata 46 % (cukup). Pada siklus kedua menunjukkan rata-rata 89 % (baik). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas menunjukkan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa Kelas VII-G MTs Negeri 5 Cirebon.
Copyrights © 2021