Pendidikan IPA selama ini lebih banyak berlangsung secara teks book, hal ini menyebabkan pembelajaran menjadi tidak ber-makna, peserta didik tercerabut dari kehidupan nyata, dan pada akhirnya pendidikan tidak mampu memberikan bekal keterampilan proses sains kepada peserta didik. Pendekatan STM menghajatkan agar pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas senantiasa bersesuaian dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat. Sesuai dengan objek kajian IPA yaitu segala fenomena alam, maka semestinya pendidikan IPA dengan menggunakan pendekatan STM diharapkan mampu membekali peserta didik dengan keterampilan proses sains
Copyrights © 2013