Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

STUDI KOMPARATIF KOMPOSISI KIMIA DAN KHASIAT KULIT BATANG DAN DAUN FAMILI STERCULIACEAE

Samuel David Makoil (Universitas Padjadjaran Bandung)
Yoppi Iskandar (Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran Bandung, Departemen Biologi Farmasi)
Aliya Nur Hasanah (Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran Bandung)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2023

Abstract

Sterculiaceae, merupakan famili terbesar dalam ordo malvales yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis dengan 68 genus dan lebih dari 1100 spesies. Di berbagai Negara daun spesies sterculia dilaporkan memberikan manfaat yang lebih luas dan memiliki nilai ekonomis dibandingkan dengan kulit batang, namun di Indonesia pemanfaatan sebagai obat tradisional dan eksplorasi penelitian umumnya dilakukan terhadap kulit batang spesies sterculia dengan referensi yang masih terbatas. Hal ini berdampak pada pengembangan potensi tanaman berkhasiat obat, ketersediaan dan budidaya tanaman jangka panjang. Atas dasar pemikiran tersebut, kajian pustaka terkait komposisi kimia, potensi dan manfaat dari kulit batang dan daun tanaman Famili Sterculiaceae dibutuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi komparatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber pustaka yang sesuai dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi, data yang dikumpulkan kemudian dikaji. Hasil dari kajian pustaka menunjukkan bahwa bagian daun dari tanaman Famili Sterculiaceae mengandung senyawa golongan alkaloid, fenil propanoiddan flavonoid dengan aktivitas farmakologi digunakan untuk mengobati sakit mata, difteri, sakit keputihan, anti inflamasi, antidepresan, antibakteri, anti TBC, antimikroba, diabetes, antioksidan, antifungi, antiulcer, dan digunakan untuk anestesi, sedangkan pada kulit batang mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, dan terpenoid dengan aktivitas untuk mengobati sembelit, disentri, sudorofik, antimalaria, antibisa ular, batuk kering, diabetes, sakit ginjal, sakit perut, obat lambung, antioksidan, anti inflamasi, antiproliferatif, analgesik, antimikroba, antibakteri, antivirus, antileishmanial, diuretik, dan antihelmentik. Baik di dalam daun maupun di kulit batang terdapat senyawa yang belum diketahui termasuk kedalam golongan metabolit sekunder, sehingga eksplorasi terkait tanaman ini masih terbuka.

Copyrights © 2023